ETIKA MULTI-RELIGIUSITAS MENURUT ISLAM

Authors

  • Istnan Hidayatullah Author

DOI:

https://doi.org/10.24239/9phvyt35

Keywords:

Agama, Perbedaan Keyakinan, Konflik, Toleransi, Inklusif

Abstract

Artikel ini membahas etika multi-religiusitas perspektif ajaran Islam. Tulisan ini berangkat dari fenomena aktual di mana kehidupan masyarakat yang beragam keyakinan rentan mengalami gesekan, polemik, hingga konflik berdarah. Penyebabnya tentu karena kekosongan etika yang menjadi landasan untuk hidup damai berdampingan. Penulis lalu mencari ruang-ruang yang memungkinkan konstruksi etik dari spirit ajaran Islam. Dalam tulisan ini, penulis menggunakan pendekatan hermeneutik dan sosiologis. Hasilnya, Islam merupakan agama yang sejak mula sangat terbuka dan menerima keragaman sebagai sebuah realitas sosial. Ajaran Islam merupakan ajaran yang menganggap perbedaan sebagai sebuah rahmat. Karena merupakan sebuah rahmat, maka tidak boleh ada dominasi yang mengekslusi keyakinan lain. Di sini, akhlak, yang notabene merupakan misi utama ajaran Islam, harus menjadi isu yang mengarustama dalam kehidupan multi-religiusitas. Islam harus menjadi lokomotif terciptanya tatanan masyarakat yang rukun kendati dibayang-bayangi perbedaan keyakinan.

Downloads

Published

26-05-2024