TUHAN DALAM PERSPEKTIF SEJARAH: STUDI ATAS PEMIKIRAN KAREN AMSTRONG
DOI:
https://doi.org/10.24239/epjtss85Abstract
Artikel ini mengkaji pemikiran Karen Amstrong tentang eksistensi Tuhan dalam ruang sejarah dan kehidupan sosial manusia. Bagaimana Tuhan terbentuk menjadi konsep, lalu diyakini dan menjadi unsur terpenting dalam kehidupan beragama, sejak agama klasik hingga era agama monoteisme. Dalam artikel ini peneliti menggunakan pendekatan historis, antropologis dan filosofis. Banyak temuan menarik dalam kajian ini. Termasuk konsep Tuhan sebagai bagian dari dinamika antropologis manusia. Sehingga, temuan ini cukup potensial berbenturan dengan dogma agama. Tuhan bukanlah konsep yang statis dan berasal dari wahyu, melainkan hasil dari perkembangan sejarah manusia, termasuk hasil refleksi manusia atas kehidupannya sendiri. Agama hadir belakangan, namun akhirnya memberi legitimasi atas keberadaan Tuhan. Keberagaman cara pandang terhadap Tuhan, seperti yang terjadi pada teisme, deisme dan panteisme memperkuat argumen bahwa Tuhan memang merupakan hasil dari pergulatan manusia.