Femenisme Islam Vs Feminisme Barat:“Analisis Perbedaan Paradigma Dan Tujuan”

Authors

  • Surni Kadir UIN Datokarama Author
  • Saiful Munir Author

DOI:

https://doi.org/10.24239/b9wxqw53

Abstract

Artikel ini mengkaji perbedaan paradigma dan tujuan antara feminisme Islam dan feminisme Barat dalam memahami isu kesetaraan gender. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah basis filosofis, metode perjuangan, serta implikasi sosial dari kedua aliran feminisme tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan, yang melibatkan analisis terhadap literatur akademik, artikel jurnal, serta karya-karya pemikir feminis dari tradisi Islam maupun Barat. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode deskriptif-komparatif guna menemukan titik temu sekaligus perbedaan mendasar di antara keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa feminisme Barat berakar pada sekularisme dengan orientasi pada kesetaraan absolut berbasis kebebasan individu, sementara feminisme Islam bertumpu pada prinsip syariat yang menekankan keadilan, kesetaraan spiritual, dan perbedaan kodrat antara laki-laki dan perempuan. Dari segi tujuan, feminisme Barat lebih cenderung menuntut perubahan radikal terhadap struktur patriarki, sedangkan feminisme Islam menekankan reinterpretasi teks keagamaan untuk memperjuangkan hak perempuan tanpa menanggalkan nilai-nilai religius. Novelty penelitian ini terletak pada penyajian analisis kritis yang tidak hanya membandingkan kerangka teoritik keduanya, tetapi juga menyoroti implikasi praktisnya bagi masyarakat Muslim kontemporer. Dengan demikian, artikel ini berkontribusi pada pengembangan wacana gender yang lebih kontekstual dan relevan dengan dinamika sosial-keagamaan masa kini.

Downloads

Published

17-05-2025